Standar Tingkat Kesiapan Teknologi
(TKT / TRL Level 1 - 9)
Pedoman resmi pengukuran kematangan teknologi dan kesiapan komersialisasi produk Tugas Akhir (TA) mahasiswa Politeknik Semen Indonesia (PoltekSI) untuk menghubungkan riset terapan kampus dengan kebutuhan industri Semen Indonesia Group.
3 Fase Kematangan Inovasi Vokasi
Peta jalan evolusi dari ide teoritis hingga produk terpasang di industri
Formulasi & Bukti Konsep (PoC)
Fokus pada studi literatur, formulasi konsep teknologi, analisis kelayakan awal, serta pembuktian konsep analitis dan eksperimental di lingkungan laboratorium.
Pengujian Prototipe Terpadu
Validasi komponen dalam lingkungan laboratorium dan simulasi lingkungan relevan. Prototipe alat atau aplikasi telah terintegrasi penuh dan diuji fungsionalitasnya.
Demonstrasi Operasional Nyata
Demonstrasi sistem pada kondisi operasional pabrik sesungguhnya (SIG), sertifikasi standar industri, pengujian pasar, dan lisensi komersial.
Rincian Indikator 9 Level TKT
Pilih program studi Anda untuk memfilter indikator capaian sesuai keahlian vokasi:
Prinsip Dasar Teknologi Diteliti & Dilaporkan
Tahap formulasi ide awal, studi literatur, serta penentuan hukum fisika/matematika dasar.
Studi literatur mekanika/material, asumsi dan parameter awal mesin diidentifikasi.
Kajian algoritma dasar, studi pustaka arsitektur komputasi dan kebutuhan sistem.
Kajian teori tata kelola perkantoran, akuntansi, dan model bisnis digital (BMC/e-commerce), survei regulasi dan pasar awal.
Formulasi Konsep & Aplikasi Teknologi
Desain teoritis dan empiris telah teridentifikasi; model simulasi awal mulai dirancang.
Sketsa teknis 2D/3D mesin dibuat, komponen utama (motor/transmisi) teridentifikasi.
Diagram alur sistem (flowchart, ERD, mockup UI) selesai diformulasikan.
Formulasi alur SOP perkantoran baru, model pembukuan HPP, atau skema model bisnis digital & arsitektur funneling mulai dikonsepkan.
Pembuktian Konsep (Proof of Concept - PoC)
Fungsi utama telah dibuktikan secara analitis & eksperimental menggunakan data dummy.
Eksperimen skala bench/miniatur, kalkulasi torsi/beban terbukti secara matematis.
Proof-of-Concept kode program (skrip algoritma inti berjalan dengan data dummy).
Uji kelayakan metode kerja secara simulasi di atas kertas / data sampel terbatas, validasi problem-solution fit pasar digital.
Validasi Komponen di Lingkungan Laboratorium (Low Fidelity)
Prototipe skala laboratorium telah dirangkai; komponen bekerja secara terintegrasi di lab.
Prototipe rangka dan mekanik pertama dirakit; motor dan transmisi berputar di lab bengkel.
Aplikasi web/mobile terhubung ke database lokal, fitur login dan CRUD dasar berfungsi.
Aplikasi template e-arsip, spreadsheet HPP, atau prototipe landing page / platform e-bisnis diuji internal di lab komputer.
Validasi Komponen di Lingkungan Relevan (High Fidelity)
Akurasi dan ketahanan prototipe meningkat mendekati spesifikasi operasional sebenarnya.
Alat mampu mencacah/memproses material sampel dengan kapasitas mendekati target uji.
Sistem diuji dengan API live, koneksi sensor IoT stabil, penanganan error dan validasi form tuntas.
Sistem e-arsip diuji dengan ratusan dokumen riil, rumus HPP diuji transaksi UMKM, strategi digital marketing diuji pada cohort pengguna terbatas.
Demonstrasi Prototipe dalam Lingkungan Relevan (Engineering Feasibility)
Prototipe teruji handal pada simulasi operasional luar lab; terbukti layak teknis & ekonomis.
Demonstrasi mesin beroperasi stabil dalam durasi kontinu, aspek safety operator terpenuhi.
Aplikasi di-deploy ke server staging/cloud, user acceptance test (UAT) mahasiswa & dosen sukses.
Uji coba operasional oleh staf prodi / mitra UMKM percontohan, transaksi digital dan efisiensi kerja terbukti nyata (MVP).
Demonstrasi Prototipe Sistem di Lingkungan Sebenarnya (Uji Lapangan)
Prototipe skala penuh diuji langsung di lapangan kerja mitra; siap produksi awal (LRIP).
Mesin diuji di workshop / pabrik mitra industri dengan beban kerja sesungguhnya.
Aplikasi digunakan aktif oleh pengguna ril / pilot testing publik, performa server stabil.
Sistem perkantoran, akuntansi, atau platform bisnis digital diadopsi resmi oleh mitra industri / UMKM nyata dengan transaksi riil.
Sistem Lengkap, Handal, & Memenuhi Standar Industri
Sistem lolos uji sertifikasi / kualifikasi (DT&E selesai), panduan manufaktur & SOP lengkap.
Desain manufaktur baku (gambar kerja CAD/CAM lengkap), suku cadang standar industri terjamin.
Audit keamanan lulus, sistem terdaftar hak cipta/HAKI, panduan API dan dokumentasi komplit.
SOP terstandarisasi, modul pelatihan siap pakai, kesesuaian standar akuntansi (SAK EMKM) dan legalitas bisnis digital tervalidasi.
Sistem Terbukti Berhasil di Pasar / Pengoperasian Komersial Penuh
Produk inovasi telah diadopsi luas secara komersial, berproduksi rutin, dan menghasilkan revenue.
Diproduksi dan dijual bebas ke industri/masyarakat, memiliki jaringan purnajual (after-sales).
Sistem beroperasi komersial dengan ribuan pengguna aktif, skema SaaS/lisensi berjalan lancar.
Paket tata kelola, aplikasi akuntansi, dan platform bisnis digital diadopsi massal secara komersial dengan monetisasi berlanjut.
Ketentuan Ambang Kelulusan Skor TKT Meter (80%)
Mengacu pada instrumen TKT Meter (PASINBIS Universitas Airlangga & Kemenristekdikti), setiap tingkatan TRL memiliki sejumlah kriteria wajib. Sebuah produk dinyatakan Lolos / Naik Tingkat jika indikator capaiannya mencapai nilai minimal 80%.
Produk masih berada di tahap riset konseptual atau eksperimen laboratorium parsial. Mahasiswa wajib merevisi dan melengkapi pengujian fungsi alat sebelum sidang.
Memenuhi syarat kelayakan tugas akhir vokasi D3 & D4 Terapan (prototipe berfungsi skala lab atau lingkungan simulasi). Siap diuji sidang dan dipamerkan pada etalase kampus.
Prototipe teruji operasional secara penuh di lingkungan industri nyata, siap masuk inkubator bisnis, pendanaan prototipe, dan kemitraan investor Semen Indonesia Group.
Gunakan indikator TRL 4-6 saat merancang prototipe TA agar hasil karya Anda memiliki nilai jual tinggi dan langsung dilirik mitra industri.
Gunakan rubrik penilaian berbasis TKT Meter untuk menetapkan Level TKT dan Skor Kelayakan Teknis (0-100) secara objektif pada modul validasi bimbingan.
Filter produk di etalase inovasi dengan Skor TRL ≥ 80% untuk menemukan teknologi yang siap diadopsi atau diproduksi secara komersial.
Ingin Meninjau Produk Berdasarkan Skor TRL?
Jelajahi karya inovasi mahasiswa PoltekSI yang telah lolos validasi dosen pembimbing.